Sukses

Kampanye ke Perajin Tempe, Djarot Dapat Sumbangan dalam Baskom

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah baskom abu-abu berisi uang diserahkan warga kepada calon wakil gubernur (cawagub) DKI petahana Djarot Saiful Hidayat, saat kampanye di Sentral Olahan Tempe, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat.

Uang dalam baskom ini sebagai tanda dukungan warga terhadap pasangan calon nomor urut 2 Ahok-Djarot, dengan menyumbangkan dana kampanye untuk mereka.

Mendapatkan dukungan ini, Djarot menyebutnya sebagai kampanye rakyat. Warga bergotong-royong mengumpulkan dana itu hingga terkumpul sejumlah Rp 570 ribu.

"Kita tak melihat jumlah uangnya. Tapi kita lihat keikhlasannya," tutur Djarot saat berdiskusi bersama warga di Semanan, Rabu (30/11/2016).

Djarot mengatakan, aksi pengumpulan dana itu membuatnya semakin semangat untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta, dan semakin sungguh-sungguh dalam mengemban amanah.

"Rasa bertanggung jawab kami pada masyarakat semakin tinggi," ujar Djarot.

Pertemuan warga dengan Djarot di Semanan tersebut juga dijadikan ajang curhat mengenai perkembangan usaha olahan tempe.

Diwarnai Penolakan

Dalam kampoanyenya ke wilayah Semanan, Djarot sempat dihadang oleh warga yang menolak kedatangan dirinya. Ketua RW 02 Semanan, Ibrahim bahkan menolak bila disebut sumbangan yang diberikan kepada Djarot sebagai sumbangan warga Semanan secara umum.

"Kami tidak pernah menyumbang untuk Ahok-Djarot," ungkap Ibrahim.

Ibrahim juga menggambarkan suasana kampanye saat itu. Kedatangan Djarot memang sempat  mendapatkan penolakan, sehingga ia hanya berkampanye di wilayah pemukiman Kopti. Ia pun menyebut daerah tersebut merupakan Kantor DPC PDI Perjuangan.

"Mereka malah bawa ember lalu minta uang seperti minta sumbangan gitu ke warga Kopti,” papar Ibrahim.

Karena itu, ia menolak bila uang yang disebut sebagai sumbangan warga Semanan secara keseluruhan. "Itu sumbangan warga Kopti saja bukan dari warga Kalideres," kata dia.

Ibrahim menyanyangkan pemberitaan yang mengeneralisir sumbangan warga Kalideres. Sebab, dia menilai hal itu bisa melukai warga lainnya.

"Jangan bawa-bawa warga Kalideres lah, makanya saya kecewa dengan pemeberitaan yang ada," Ibrahim menandaskan.

  • Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta 2017
    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta 2017
    Ahok-Djarot
  • Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjabat sejak 17 Desember 2014.
    Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta yang menjabat sejak 17 Desember 2014.
    Djarot Saiful Hidayat