Sukses

Cuaca Jadi Kekhawatiran KPU Distribusikan Logistik Pilkada

Liputan6.com, Jakarta Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro yakin dan optimis jika penyelenggaraan pilkada serentak akan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dia menyebut, pengadaan logistik sudah mencapai 69 persen dan sebanyak 91 satuan kerja (satker) pelaksana pilkada telah melaksanakan pengadaan logistik.

"Pengadaan ini meliputi jenis logistik surat suara, tinta sidik jari, segel, dan hologram," ungkap Juri usai meninjau proses pencetakan surat suara Pilgub Banten di PT Dian Rakyat Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, dari 101 satker, hingga hari ini, kata Juri, sudah ada 91 satker yang telah melaksanakan proses pengadaan logistik. Di antaranya di DKI Jakarta, Banten, dan Tasikmalaya yang sudah mencetak surat surat suara.

"Proses pencetakan surat suara di sejumlah daerah lainnya juga telah berjalan, seperti di Tasikmalaya, Medan, Bogor, Kudus, Klaten, Makassar, Surabaya, dan Jakarta," ucap dia.

"Sebanyak 10 satker lain kini sedang dalam proses persetujuan desain surat suara. Pada pekan depan, seluruh satker diperkirakan sudah dalam tahap proses cetak surat suara," imbunya.

Juri menegaskan, pihaknya ingin memastikan bahwa tahapan pengadaan logistik pilkada berjalan lancar sesuai dengan rencana yang dibuat oleh KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Mudah-mudahan tak ada hal yang buat proses pilkada jadi terlambat. Kalau lihat jadwalnya ini tidak terlalu lama produksi surat suara," kata dia.

Namun demikian, lanjut Juri, KPU juga mengkhawatirkan kondisi cuaca saat pendistribusian, nanti. Pihaknya akan memikirkan bagaimana caranya agar pendistribusian berjalan lancar, sehingga surat suara sampai ke KPUD Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tepat waktu dan tidak rusak.

"Tinggal KPU rancang distribusi supaya surat suara dan kebutuhan lain sampai di tempatnya tepat waktu, jumlah tepat dan kualitas terjaga. Jangan sampai nanti surat suara karena kondisi musim hujan, distribusi dan ganggu kualitas surat suara," kata Juri.

Dia menambahkan, jumlah surat suara yang akan dicetak secara nasional untuk Pilkada Serentak 2017 sebanyak 45.591.762 lembar. Sebanyak 22.918.568 lembar surat suara diperuntukkan bagi Pemilihan Bupati dan Pemilihan Wali Kota, sementara 22.673.194 lembar surat suara digunakan untuk Pemilihan Gubernur.

Selain itu, KPU juga mencatat kebutuhan tinta untuk sidik jari sebanyak 199.322 botol, kebutuhan segel sekitar 2.093.971 keping dan 330.627 keping hologram.

Keempat jenis logistik ini akan digunakan di 101 daerah penyelenggara pilkada. Pilkada Serentak 2017 ini akan dilaksanakan pada 15 Februari mendatang.

Artikel Selanjutnya
Rekapitulasi Pemilu Berganti Hari Rawan Kecurangan
Artikel Selanjutnya
Mendagri: Gugatan UU Pemilu Tak Akan Ganggu Pilkada 2018