Sukses

Golkar Tarik Sumbangan Kader di DPR Rp 10 Juta untuk Ahok-Djarot

Liputan6.com, Jakarta - Partai Golkar menarik sumbangan sukarela dari setiap kadernya yang ada di DPR sebesar Rp 10 juta. Sumbangan sukarela tersebut dimaksudkan untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta.

Wasekjen Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily menegaskan, sumbangan ini merupakan bagian dari partisipasi para kader Partai Golkar di Parlemen.

"Ini bagian dari partisipasi para anggota Fraksi Partai Golkar untuk mendukung pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta," ujar Ace di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Di dalam surat yang beredar tersebut berkop tulisan Fraksi Partai Golongan Karya Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia dan ditujukan untuk seluruh anggota fraksi partai berlogo pohon beringin tersebut.

 

 Partai Golkar menarik sumbangan sukarela dari setiap kadernya yang ada di DPR sebesar Rp 10 juta Partai Golkar menarik sumbangan sukarela dari setiap kadernya yang ada di DPR sebesar Rp 10 juta

 

Dalam surat itu tertulis jika berdasarkan Rapimnas I Tahun 2016 Partai Golkar telah menyepakati untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

"Sehubungan dengan itu, demi kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Ketua Umum Partai Golkar mengharap peran serta dan kesediaan para Anggota Fraksi Partai Golkar untuk membantu secara sukarela masing-masing sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta Rupiah) setiap anggota. Untuk memudahkan pengumpulan bantuan tersebut disetorkan melalui rekening Bank Mandiri atas nama Fraksi Partai Golkar DPR RI dengan nomor rekening 102-0000021235," tulis surat tersebut.

Surat sumbangan sukarela itu ditandatangani oleh pimpinan fraksi Partai Golkar yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Ketua Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakir dan Sekretaris Aziz Syamsuddin. Tembusannya adalah Ketua Umum DPP dan Sekjen DPP Partai Golkar.

  • Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta 2017
    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat adalah pasangan calon nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta 2017
    Ahok Djarot
  • Golkar
Artikel Selanjutnya
Pengamat: Kecil Kemungkinan Calon Tunggal di Pilkada Jatim 2018
Artikel Selanjutnya
Batas Penyerahan Aset Dua Pekan Lagi