Sukses

Ini Persiapan 3 Calon Gubernur DKI Jelang Debat Pilkada

Liputan6.com, Jakarta Debat pilkada DKI akan berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, nanti malam. Ketiga pasangan calon pemimpin Jakarta akan beradu visi dan misinya secara terbuka.

Acara yang dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB itu akan dipandu moderator Ira Koesno. Dia akan mengawal dan mengatur debat, membuat pertanyaan, serta mengklarifikasi pernyataan.

Ketiga pasangan calon peserta debat Pilkada DKI Jakarta 2017 diwajibkan mengikuti debat itu. Sebab, debat ini merupakan salah satu syarat wajib untuk melenggang ke pesta demokrasi Februari mendatang.

Pada debat cagub Pilkada DKI ini, tema yang diusung adalah masalah umum terkait potret Ibu Kota. "Tema debat pertama adalah sosial ekonomi, pendidikan, keamanan, lingkungan dan transportasi," ujar Komisioner KPU DKI Dahlia Umar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin 9 Januari 2017.

Lantas bagaimana persiapan dari masing-masing calon gubernur dalam ajang adu visi dan misi di debat Pilkada DKI malam nanti. Berikut rangkumannya:

 

1 dari 4 halaman

Agus Yudhoyono

Menghadapi debat nanti malam, calon nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tidak ada persiapan khusus. Namun begitu, dia siap untuk meladeni debat atau tanya jawab dengan dua pasangan Cagub DKI Jakarta lain.

Agus menuturkan, persiapan debat sudah dimulai sejak awal ia bergerilya bertemu warga Jakarta. Dari situ persoalan Ibu Kota Jakarta dan solusinya pun sudah digenggamnya.

"Siap bangetlah saya debat. Setiap saat dalam arti selama masa kampanye itu jadi persiapan debat karena bertemu langsung masyarakat melihat langsung di lapangan. Itu justru sangat berharga kita bisa ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat," kata Agus di Koja, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menuturkan, dalam menghadapi debat nanti sudah berdiskusi dan bertukar pikiran dengan pakar dan akademisi yang mengetahui detail persoalan Jakarta. Kendati, kata dia, bergerilya turun ke lapangan lebih dominan menambah pengetahuannya soal Jakarta.

"Saya juga diskusi dengan berbagai beberapa ahli dangan pakar, aktivis, akademisi, dan lain-lainnya. Setiap saat saya siapkan. Untuk itu jadi saya pikir tak ada persiapan khusus ya, saya gerilya terus dan terus bersama masyarakat," kata Agus.

2 dari 4 halaman

Ahok

Jelang debat pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat memilih tak blusukan. Ahok mengaku sebenarnya ingin blusukan, namun waktu yang terbatas membuatnya mengurungkan niat.

"Enggak keburu (blusukan)," ujar Ahok saat dihubungi di Jakarta, Jumat (13/1/201).

Ahok menyatakan akan memanfaatkan waktunya untuk menghafal angka atau mempersiapkan data-data. Dengan begitu dia dapat menyampaikan visi-misi dengan data dan angka pasti.

"Persiapan data-data yang diperlukan terutama bicara angka-angka. Karena visi-misi program kami semua terukur dan ada angkanya," ucap Ahok.

Menurut Ahok, banyak data dan angka yang perlu dihafal agar saat debat Ahok dapat menjawab data dengan benar. "Saya perlu ingat (data dan angka)," ucap Ahok.

3 dari 4 halaman

Anies Baswedan

Sementara itu, Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengaku tidak ada hal khusus yang dipersiapkan jelang debat Pilkada nanti malam. Dia mengaku hanya melakukan beberapa kali diskusi dan mencari data-data terkait tema debat.

"Kalau latihan debat tidak, tapi diskusi. Diskusinya juga mengalir. Hari ini saya mau diskusi dengan beberapa teman, update-update data, lihat-lihat perkembangan terkait fungsi ekonomi, kesejahteraan rakyat," ujar Anies saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).

Mengenai pembagian tugas dengan Sandiaga Uno saat menghadapi sesi debat, Anies mengaku dirinya dan Sandiaga akan saling melengkapi menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan panelis atau cagub-cawagub lainnya.

"Kalau kita selalu ngalir. Anda lihat sendiri kok kita sama-sama kompak aja. Ada tema yang nanti Bang Sandi bicara, saya tambahin. Ada yang saya bicara, Bang Sandi tambahin. Nanti kita improvisasi, " tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu.

Artikel Selanjutnya
Pengamat: Kecil Kemungkinan Calon Tunggal di Pilkada Jatim 2018
Artikel Selanjutnya
Batas Penyerahan Aset Dua Pekan Lagi