Sukses

Cagub-Cawagub DKI Tidak Ikut Pilpres 2019? Ini Jawaban Mereka

Liputan6.com, Jakarta - Tiga pasangan cagub dan cawagub menyampaikan komitmennya tidak mencalonkan diri menjadi presiden dan wakil presiden dalam pemilihan presiden 2019 nanti, jika terpilih menjadi pemimpin DKI Jakarta.

Cagub nomor urut satu Anies Baswedan menegaskan, akan menuntaskan amanah yang diterimanya memimpin DKI dan menyatukan masyarakat Ibu Kota.

"Ini adalah amanat yang harus dituntaskan, ini adalah amanat dari Pak Prabowo Subianto dan Pak Sohibul Iman, memimpin DKI Jakarta bukan hanya memimpin barangnya tapi juga akhlaknya dan membuat masyarakat DKI bersatu," ujar Anies.

Sementara paslon nomor urut dua yang diwakili cawagub Djarot Saiful Hidayat mengatakan, menyerahkan jiwa raga dan pikiran untuk DKI Jakarta.

"Jiwa raga kami, pikiran kami, kami serahkan kepada Jakarta. Kami adalah palayan Warga Jakarta, dengan tulus kami kerja untuk Jakarta. Kami ingin menjadikan Jakarta sebagai kota yang dibanggakan. Karena itu perjuangan belum selesai, 5 tahun lagi," kata Djarot Saiful Hidayat.

Sementara paslon nomor urut satu yang diwakili cagub Agus Yudhoyono mengatakan, akan fokus dengan strategi untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Kami ada disini utk kompetisi, untuk mendapat kesempatan menunjukkan bahwa kami bisa memperjuangkan rakyat Jakarta. Kami akan fokus dengan strategi memenangkan pilkada," papar Agus Yudhoyono.

 

Artikel Selanjutnya
Golkar DKI Sebut Kemenangan Anies - Sandi Kehendak Rakyat
Artikel Selanjutnya
Harapan Menko Luhut kepada Gubernur DKI Jakarta Terpilih