Sukses

Djarot Tak Menyangka Unggul di Putaran Pertama Pilkada DKI

Liputan6.com, Jakarta - Hasil hitung cepat Pilkada DKI menunjukkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok - Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan - Sandiaga Uno maju ke putaran kedua.

Menanggapi hal tersebut, Djarot mengaku tidak menyangka dapat memuncaki perolehan suara. Sebab, ia memprediksi Ahok-Djarot hanya menempati tempat kedua di putaran pertama.

"Kita masih unggul. Kami enggak nyangka. Sebetulnya prediksi kami itu pasti ada putaran kedua. Kalau putaran pertama sulit. Tapi prediksi kami tidak unggul, paling nomor dua," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Atas hasil yang diperoleh saat ini, Djarot mengaku senang dan bersyukur. Meski senang, Djarot menegaskan bahwa perjuangan belum selesai lantaran masih ada putaran dua.

"Perjuangan belum selesai. Tapi kita seneng loh. Artinya apa, meskipun ditekan seperti itu dengan berbagai macam, mulai Desember, November, luar biasa seperti itu, tapi kita masih unggul," kata Djarot.

Djarot menyebut, rakyat Jakarta sudah cerdas dalam memilih. Menurutnya, warga Jakarta tidak terpengaruh masalah yang menjerat Ahok.

"Waktu itu banyak memprediksi habis kita, sampai diprediksi urutan ketiga. Tetapi alhamdulilah, ternyata rakyat Jakarta sudah pada cerdas, sudah pada bisa menentukan pilihannnya dan tidak terpengaruh dengan masalah (SARA) seperti itu," tutur Djarot.

Artikel Selanjutnya
Ahok Pastikan Tak Hadiri Penetapan Anies - Sandi Pemenang Pilkada
Artikel Selanjutnya
KPU DKI Nilai Ahok-Djarot Tunjukkan Sikap Seorang Negarawan