Sukses

Partai - Partai Islam Juga Usung Kandidat Non-Muslim

Liputan6.com, Jakarta - Sentimen keagamaan menyengat kuat dalam hajatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 di DKI Jakarta. Isu penolakan kandidat nonmuslim santer diserukan para pendukung partai-partai politik yang mengusung platform Islam atau berbasis massa Islam.

Namun, tren menguatnya sentimen keagamaan ini ternyata tak berlaku di semua daerah. Pada Pilkada Serentak kali ini, partai-partai Islam tersebut memberi angin segar semangat kebhinekaan.

Dari informasi yang terhimpun, di sejumlah daerah itu partai-partai Islam tak 'mengharamkan' kandidat kepala daerah nonmuslim. Partai-partai Islam menggalang koalisi mendukung kandidat nonmuslim.

Salah satu pola ini terlihat di Papua Barat misalnya. Pasangan calon (paslon) Irene Manibuy-Abdullah Manaray diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Soal ini, Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera mengatakan, meskipun PKS sebagai partai Islam, pihaknya memiliki alasan untuk mendukung Irene Manibuy yang nonmuslim.

"Yang pertama PKS partai seluruh rakyat Indonesia dan berhak siapapun berhak meminta didukung oleh PKS, yang maju eksekutif dan legislatif," kata Mardani di Jakarta, Selasa 14 Februari 2017.

Dukungan partai-partai Islam untuk kandidat nonmuslim juga dijumpai di Ambon, Maluku. Pada September 2016, sembilan partai politik menggelar deklarasi gabungan pendukung Calon Wali Kota Ambon Paulus Kastanya dan Calon Wakil Wali Kota Muhammad Armin Syarif Latuconsina periode 2017-2022.

Partai pendukung itu PKS, PAN, PKB, Partai Bulan Bintang (PBB), Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI),Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sebelumnya, Paulus Kastanya-Muhammad Armyn Syarif Latuconsina bersilaturahmi ke Keuskupan Amboina pada 15 September 2016, meminta restu untuk mengikuti Pilkada 2017.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasangan calon Jefri Riwu Kore-Herman Man memastikan kemenangan pada Pilkada kali ini. "Ini kemenangan warga Kota Kupang," kata Jefri Riwu Kore, Kamis, 16 Februari 2017.

Pasangan Jefri Riwu Kore-Herman Man didukung koalisi partai, sebagian di antaranya partai Islam. Pasangan calon itu didukung Partai Demokrat, PAN, Gerindra, dan PPP.

Dukungan partai Islam untuk kandidat nonmuslim juga tampak di Mentawai, Sumatera Barat. Pasangan yang menuai dukungan itu adalah pasangan Yudas Sabaggalet-Kortanius Sabeleake.

Partai pengusung pasangan petahana dengan wakil ketua DPRD Mentawai itu sebelumnya PDIP, Golkar, Nasdem, dan Gerindra. Selanjutnya menyusul dukungan empat partai lain yakni PAN, PBB, PKS, dan Perindo.

Artikel Selanjutnya
PKS Siap Berkoalisi pada Pilkada Serentak 2018
Artikel Selanjutnya
KPU Luncurkan Tahapan Pilkada 2018, Pendaftaran Dimulai 1 Januari