Sukses

Top 3 Pilkada: Live Report Putaran Kedua Pilkada DKI 2017

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 Pilkada hari ini, proses hitung cepat atau quick count Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua akhirnya selesai.

Setelah para pendukung masing-masing paslon dibuat tegang dengan hasil quick count yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga survei, pada pukul pukul 18.52 WIB, total suara yang masuk mencapai 100 persen.

Hasinya pasangan paslon nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menang dari paslon nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Dengan rincian Ahok - Djarot sebesar 41,9 persen, sementara Anies - Sandi unggul dengan 58,1 persen.

Sebelum hasil perhitungan suara dibacakan, puncak pesta demokrasi ini sempat diwarnai kericuhan. Tepatnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Rizieq Shihab mencoblos.

Salah satu anggota KPPS diusir warga karena memberikan surat suara kepada calon pemilih yang menggunakan KTP lama.

Sementara itu, bagaimana kabar Ahok setelah kalah di Pilkada DKI 2017 juga masih menjadi perhatian pembaca.

Berita-berita di atas menjadi kabar yang paling banyak disorot pembaca di Liputan6.com, terutama kanal News, Rabu (19/4/2017).

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Pilkada

1. Live Report Pencoblosan Pilkada DKI 2017 Putaran Kedua

Live Report Putaran 2 Pilgub DKI 2017

Siapa di antara dua pasangan calon, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang keluar sebagai pemenang? Kini terjawab sudah. 

Dari hasil quick count Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada pukul 18.52 WIB, total suara masuk 100 persen, Ahok - Djarot mendapat 41,9 persen, sedangkan nomor urut 3 Anies - Sandi mendapat 58,1 Persen.

Sejumlah lembaga survei juga terus memantau perkembangan terkini hasil pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

Pada pukul 17.07 WIB, quick count Voxpol Center Reseach & Consulting mengeluarkan hasil hitung cepat sementara dengan rincian, Ahok - Djarot di angka 40,6 persen, sementara Anies - Sandi di angka 59,4 persen.

Selengkapnya...

2. Ricuh Surat Suara, Warga Usir Ketua KPPS Rizieq Shihab

Warga memasukkan surat suara ke dalam kotak suara saat menggunakan hak pilih pada pemungutan suara Pilkada Depok di TPS Kampung Pilkada RW 03, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 17, Wiwin, diusir karena memberikan surat suara kepada calon pemilih yang menggunakan KTP lama. TPS 17 merupakan TPS pimpinan FPI Rizieq Shihab menggunakan hak suaranya.

Menurut mantan Komisioner KPU Pusat Hadar Nafis Gumay, calon pemilih tak mestinya diusir oleh warga hanya lantaran tak memiliki KTP elektronik atau E-KTP.

"Yang terpenting dalam DPT itu sendiri. Kalau tak ada e-KTP, bisa memperlihatkan KK (Kartu Keluarga) atau SIM. Orang yang ada di DPT dia sudah terdaftar dari KPU setempat," katanya.

Menurut Hadar, pihak yang mencoba menghalangi warga dalam menggunakan hak pilihnya bisa dikenakan pidana.

Selengkapnya...

3. Apa yang Akan Dilakukan Ahok Jika Kalah di Pilkada DKI?

Calon gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama istri, Veronica Tan dan anaknya Nicholas Sean menunjukkan surat suara sebelum memasukkan ke kotak suara pada Pilkada DKI 2017 di TPS 54, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mempunyai rencana jika kalah di Pilkada DKI 2017.

Ahok mengaku akan tetap bekerja dengan baik menuntaskan masa jabatannya hingga Oktober 2017.

"Masih sampai Oktober kerja dulu. Kita sampai Oktober kok jabatan kita. Kita beda, selesai ini kan kita masih kerja. Semalam aja saya masih kerja. Masih minta siapin pembelian barang-barang untuk kesehatan," ujar Ahok di Kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Rabu (19/4/2017).

Sedangkan bila menang, apa hal pertama yang akan dilakukan Ahok?

Selengkapnya...

 

Artikel Selanjutnya
PDIP Jatim Targetkan Menang di 12 Pilkada
Artikel Selanjutnya
KPU Luncurkan Tahapan Pilkada 2018, Pendaftaran Dimulai 1 Januari